Secara nasional diare tetap menjadi penyakit yang menyebabkan kematian kedua tertinggi setelah infeksi saluran pernapasan akut ( ISPA ). Lebih dari 100.000 anak meninggal dunia setiap tahun karena menderita diare.
Salah satu penyebab utama angka kejadian diare ini adalah minimnya akses terhadap bersih dan layanan sanitasi, serta kepedulian yang rendah terhadap kebersihan diri dan lingkungan.
Penelitian Curtis dan Cairncross ( 2003 ) menunjukan bahwa mencuci tangan pakai sabun dengan benar pada waktu yang tepat dapat mengurangi angka kejadian diare sampai 47%. Cara paling efektif dan cepat untuk mencegah diare adalah melalui cuci tangan pakai sabun setiap hari. Cuci tangan pakai sabun dengan benar juga dapat mencegah penyakit menular lainnya seperti tifus dan flu burung.
Uji dilakukan di Karachi untuk mengetahui pengaruh cuci tangan terhadap penyebaran radang paru (pneumonia) dan diare.
Jumlah kasus pneumonia per 100 orang yang mencuci tangan tanpa sabun adalah 4,4 orang. Yang mencuci tangan dengan sabun biasa 2,2 orang. Yang mencuci tangan dengan sabun antibakteri 2,4 orang.
Jumlah kasus diare per 100 orang yang mencuci tangan tanpa sabun adalah 4,1 orang. Yang mencuci tangan dengan sabun biasa 1,9 orang. Yang mencuci tangan dengan sabun antibakteri 2,0 orang.
Jadi mencuci tangan dengan sabun tetap lebih efektif daripada tanpa sabun. Tapi benarkah sabun biasa lebih baik mencegah penyebaran penyakit daripada sabun anti bakteri?
Well, survei membuktikan.
” CUCI TANGAN PAKAI SABUN SETIAP HARI MENYELAMATKAN HIDUP KELUARGA “
untuk pemesanan silahkan hubungi sales@arsahandicraft.com, murah aja koq, bisa di pilih aroma
tersedia dalam kemasan 100ml dan 250ml, minimum order 5 liter


























